<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10665">
 <titleInfo>
  <title>Studi dan Teori Hubungan Internasional :</title>
  <subTitle>Arus Utama, Alternatif, dan Reflektivis</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bob Sugeng Hadiwinata</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Yayasan Pustaka Obor Indonesia</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii, 304 hlm. ; 16 x 24 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Transformasi aktor dan isu Hubungan Internasional yang terjadi secara masif, terutama pada masa pasca Perang Dingin, membuat studi HI memerlukan teori-teori baru di luar arus utama yang dapat memberikan deskripsi dan eksplanasi logis bagi dinamika hubungan internasional, terutama yang melibatkan aktor non-negara dan isu keamanan non-tradisional.&#13;
&#13;
Dalam situasi ini, kehadiran perspektif alternatif seperti Mazhab Inggris (English School) yang melihat hakikat hubungan internasional tidak hanya agresivitas antar negara (Realisme ala Thomas Hobbes), tetapi juga dorongan untuk menahan diri dan mematuhi norma/hukum internasional (Rasionalisme ala Hugo Grotius), dan juga dorongan untuk menerobos sekat-sekat negara-bangsa dalam membentuk perdamaian dunia (Revolusionisme ala Immanuel Kant). Perspektif alternatif lainnya yang juga diperlukan dalam konteks ini adalah Teori Kritis (Critical Theory) yang tidak saja mengkritisi pemikiran menyimpang (distorted thoughts) dalam teori-teori arus utama HI melainkan juga bertujuan untuk makin mendekatkan kajian HI pada kepentingan dan kemaslahatan umat manusia. &#13;
&#13;
               Dari sisi penulis, pengalaman mengajar matakuliah Teori-teori Hubungan Internasional selama bertahun-tahun di tingkat sarjana dan pasca-sarjana di Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Padjadjaran, dan beberapa kuliah tamu di Technical University Dortmund dan Universitas Geissen, Jerman membawa penulis pada pemikiran untuk melahirkan sebuah buku tentang teori-teori hubungan internasional yang lebih komprehensif dan mudah dibaca.</note>
 <note type="statement of responsibility">Penulis, Bob Sugeng Hadiwinata</note>
 <subject authority="">
  <topic>Hubungan Internasional</topic>
 </subject>
 <classification>327</classification>
 <identifier type="isbn">9786024335090</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UNRIYO LIBRARY PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA (UNRIYO)</physicalLocation>
  <shelfLocator>327 Had s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">13324-1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Kampus 1 - Jln. Laksda Adi Sucipto Km 6,3 Depok, Sleman, Yogyakarta.</sublocation>
    <shelfLocator>327 Had s C1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>studi_dan_teori_bob_sugeng.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10665</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-13 10:06:12</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-13 10:13:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>