Detail Cantuman
Advanced SearchText
Bioetika Sebuah Pengantar
Buku berjudul Bioetika Sebuah Pengantar : Aborsi, Masturbasi, Bayi Tabung, Hukuman Mati, dimulai William Chang dengan pengantar yang menceritakan kerisauan seorang ibu yang bingung terhadap kandungan yang ada dalam rahimnya. Tidak jelas apakah isi kandungan itu di dalam atau di luar perkawinan. Namun ibu itu dihadapkan pada dilemma antara mempertahankan kandungan sesuai dengan bisikan nurani atau menggugurkannya. Akhirnya, ibu itupun membuat keputusan mempertahankan kandungannya yang berarti mempertahankan keselamatan diri dan anaknya.
Dilema etis seperti kisah itu tadi sering dihadapi para praktisi medis dan rohaniwan dalam menghadapi kliennya. Di era permisif dan pragmatisme belakangan ini dimana banyak orang mencari mudah dan amannya sendiri nilai-nilai moral cenderung terabaikan. Pertimbangan moral etis atau juga sering disebut etika kehidupan (bioetika) lebih sering diabaikan. Padahal, pertimbangan-pertimbangan moral semacam inilah yang diperlukan agar keputusan yang diambil tidak salah langkah dan akhirnya tersesat.
Salah satu tugas bioetika adalah memberi jawaban secara bertanggung jawab beragam pertanyaan menggelisahkan kehidupan di dunia modern. Dalam dunia modern lebih sering manusia dihadapkan pada dilema-dilema etis menyangkut kesehatan, pengobatan, seks, kematian bahkan bunuh diri, perpanjangan hidup manusia juga pengakhiran hidup manusia. Di tengah teknologi modern yang serba mungkin ini kehadiran bioetika menjadi sangat penting karena dapat dijadikan rujukan atau pelita hati.
Chang membeberkan gejala yang muncul belakangan ini lebih mencerminkan adanya disorientasi nilai sebagai akibat dari globalisasi. Yang membuat kita sedih adalah pertanyaan kemana manusia hendak dibawa dan saat ini berada? Manusia modern sering mencampur adukkan mana yang dapat dan boleh. Padahal hidup manusia akan berubah kala dengan tegas mampu membedakan mana yang boleh dan dapat.
Diskusi mengenai aborsi sering berubah menjadi pembicaraan tidak berujung karena tidak ada titik temu. Namun pangkal perdebatan itu sesungguhnya terletak pada kapan sesungguhnya kehidupan seseorang dimulai. Banyak tafsir agama secara berbeda-beda memberikan tafsir atas kehidupan ini. Namun Chang mempertegas sikapnya, dalam moral Kristen saat pertama penentuan hidup manusia yakni pada saat pembuahan ovum dimana genotip ditentukan.
Ketersediaan
| 8100-1 | 174 Cha b C-1 | Perpustakaan Kampus 1 - Jln. Laksda Adi Sucipto Km 6,3 Depok, Sleman, Yogyakarta. (E) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
174 Cha b C-1
|
| Penerbit | Kanisius : Yogyakarta., 2009 |
| Deskripsi Fisik |
177 hlm;13,5 x 20 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-979-21-2289-3
|
| Klasifikasi |
Etika
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
Koleksi Perpustakaan Kampus 1 - Jumlah 1 Eksemplar
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Penulis, William Chang
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






