<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7710">
 <titleInfo>
  <title>IKATAN AHLI KEBENCANAAN INDONESIAPROSIDINGPERTEMUAN ILMIAH TAHUNANRISET KEBENCANAAN KE-3, Paradigma Baru, Peran dan Posisi Pengurangan Risiko Bencanadalam Sustainable Development Goals</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bogor</placeTerm>
   <publisher>Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI)</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>359 hlm; 21 x 29.5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banjir lahar merupakan ancaman pengulangan bahaya pascaerupsi gunungapi. Pascaerupsi Gunungapi  Kelud  Tahun  2014,  banjir  lahar  masih  menjadi  ancaman  serius  bagi  wilayah  yang  terletak  di  sepanjang  aliran  Sungai  Konto.  Lahar  masih  dapat  terjadi  di  Sungai  Konto  mengingat masih terdapat volume material berupa pasir dan debu yang cukup besar di daerah hulu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sebaran lokasi yang memiliki ancaman bahaya banjir lahar dengan mengindentifikasi pola spasial tingkat kerentanan wilayah di sepanjang sempadan Sungai Konto. Wilayah penelitian meliputi Kec. Gudo (Kab. Jombang), Kec. Purwoasri, Kec.  Kunjang,  Kec.  Pare,  Kec.  Kandangan,  Kec.  Kepung  (Kab.  Kediri),  Kec.  Kasembon,  dan  Kec. Ngantang (Kab. Malang). Penelitian ini memetakan kerentanan dengan memperhatikan tiga jenis kerentanan (sosial, fisik, dan ekonomi). Unit analisis yang digunakan adalah Desa. Analisis dari berbagai parameter dilakukan dengan metode pembobotan dan scoring karena diharapkan   menghasilkan   keputusan   yang   berimbang   dengan   skenario   ekonomi.   Hasil   penelitian  menunjukkan  bahwa  kerentanan  sosial  di  dominasi  dengan  kerentanan  sedang.  Untuk kerentanan fisik di wilayah penelitian didominasi oleh desa dengan tingkat kerentanan yang  tinggi  dan  rendah,  sedangkan  untuk  kerentanan  ekonomi  menunjukkan  bahwa  desa  sekitar Sungai Konto di dominasi dengan kerentanan rendah. Gabungan dari ketiga kerentanan tersebut  menunjukkan  bahwa  kerentanan  wilayah  pada  daerah  penelitian  didominasi  oleh  kerentanan  wilayah  sedang  dengan  nilai  persentase  41,67%,  kemudian  kerentanan  wilayah  rendah menunjukkan posisi kedua dengan nilai persentase 24,53%, dan kerentanan wilayah tinggi dengan nilai persentase terendah, yaitu 33,81%.</note>
 <note type="statement of responsibility">editor, Harkunti P. Rahayu, PhD,</note>
 <classification>613.6</classification>
 <identifier type="isbn">9786027460416</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UNRIYO LIBRARY PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA (UNRIYO)</physicalLocation>
  <shelfLocator>613.6 HAR p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2320PR2-1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Kampus 2 - Jln. Raya Tajem Km 1,5 Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.</sublocation>
    <shelfLocator>613.6 HAR p C1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>213.png.png</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7710</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 14:17:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 14:17:03</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>