Detail Cantuman
Advanced SearchText
Loge
Perjodohan ada dan kawin paksa merupakan tema yang pasti dikenal hampir setiap pembaca sastra Indonesia, terutama lewat novel-novel Balai Pustaka dari zaman kolonial. Namun pada masa kin tema itu cenderung hilang dari karya sastra, seakan-akan sudah tidak relevan lagi. Tanpa kembali pada moralitas novel Balai Pustaka yang menyalahkan adat dan mengacungkan konsep perkawinan atas dasar cinta ala Eropa, karya Mezra E. Pellondou ini mengangkat kembali tema perjodohan adat dan cinta yang terlarang dengan setting masa kini. Loge yang berakhir dengan happy ending sekaligus bencana ini tidak menawarkan solusi atau pesan moral yang tunggal seputar konflik adat, cinta, modernitas dan agama, tapi justru meninggalkan segudang pertanyaan.rn--Katrin Bandel, kritikus sastrarn
Ketersediaan
| F26PR2-1 | 813 MEZ l C1 | Perpustakaan Kampus 2 - Jln. Raya Tajem Km 1,5 Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
813 MEZ l
|
| Penerbit | Frame Publishing : Yogyakarta., 2008 |
| Deskripsi Fisik |
80 hlm : 11 x 17 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
979-168492-8
|
| Klasifikasi |
813
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
penyunting, Raudal tanjung Banoa
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






