Detail Cantuman
Advanced SearchText
Pendidikan Kewarganegaraan untuk perguruan tinggi berdasar SK DirJen DIKTI No..43/DIKTI/KEP/2006
Pendidikan kewarganegaraan sebenarnya dilakukan dan dikembangkan di seluruh dunia, meskipun dengan berbagai macam istilah atau nama. Mata kuliah pendidikan kewarganegaraan sering disebut juga civic education, citizenship education dan democracy education. Berdasar rumusan “Civic International” (1995), bahwa pendidikan demokrasi penting untuk pertumbuhan civic culture.rnBerdasarkan Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta surat keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor 43/DIKTI/Kep/2006, tentang Rambu–rambu Pelaksanaan Kelompok mata kuliah Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia. Oleh karena itu pendidikan kewarganegaraan diharapkan intelektualIndonesia memiliki dasar kepribadian sebagai warga negara yang demokratis, religious, berkemanusiaan dan berkeadaban
Ketersediaan
| 2252PR2-1 | 323.6 KAE p C1 | Perpustakaan Kampus 2 - Jln. Raya Tajem Km 1,5 Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
323.6 KAE p
|
| Penerbit | Paradigma : Yogyakarta., 2012 |
| Deskripsi Fisik |
208 hlm .; 14,5 x 20,5 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-8658-07-8
|
| Klasifikasi |
323.6
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






