<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7904">
 <titleInfo>
  <title>Buku Seri Etnografi Kesehatan tahun 2015 ; Lungsog Terapi Uap pereda nyeri rematik orang Daya ; etnik Daya - Kabupaten OKU selatan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Titan Amaliani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LPB(Lembaga Penerbitan Balitbangkes)</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>192 hlm ; 16 x 24 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masyarakat Kabupaten OKU Selatan terdiri dari bermacam-macam suku, termasuk masyarakat Etnik Daya di Desa Padang Bindu. Nyeri sendi merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang masih tinggi di OKU Selatan. Masyarakat cenderung mencari pengobatan sendiri untuk nyeri sendi dengan cara membeli obat medis sendiri dan pengobatan tradisional. Pengobatan tradisional menjadi salah satu bagian dari kebudayaan yang tidak terpisahkan dari masyarakat meskipun akses pelayanan kesehatan cukup baik di Desa Padang Bindu. Lungso? adalah salah satu pengobatan tradisional yang masih sering digunakan oleh masyarakat Etnik Daya untuk nyeri sendi dan penyakit ibu dengan anak balita. Ada dua jenis lungso? yaitu lungso? rematik dan lungso? mo?ian. Terapi lungso? adalah untuk mengeluarkan udara dingin yang mengendap di dalam kaki, yang sering disebut keringat buntu dan menyebabkan rematik, dengan menggunakan uap panas yang mengandung ramuan-ramuan yang dipercaya dapat menghangatkan tubuh.</note>
 <note type="statement of responsibility">Ishartono, Lilis Kusumawati</note>
 <classification>615.5</classification>
 <identifier type="isbn">9786023730605</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UNRIYO LIBRARY PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA (UNRIYO)</physicalLocation>
  <shelfLocator>615.5 TIT b</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2235PR2-1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Kampus 2 - Jln. Raya Tajem Km 1,5 Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.</sublocation>
    <shelfLocator>615.5 TIT b C1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>titan_amaliani.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7904</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 14:17:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-15 14:17:03</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>