Detail Cantuman
Advanced SearchText
Seusai Perang Komunal: mamahami kekerasan pasca konflik di Indonesia Timur dan upaya penanganannya
Mengapa perdamaian menguat di beberapa tempat yang sebelumnya dicirikan oleh kekerasan berkepanjanagan berskala panjang dan tidak di tempat-tempat lain? Seusai perang komunal berusaha memberi jawaban dengan membandingkan pengalaman-pengalaman pasca konflik dua propinsi Indonesia Timur: Maluku dan Maluku Utara. Di Maluku, episode kekerasan berskala besar sering pecah sejak berakhirnya pertikaian pada awal 2002. Sebaliknya maluku utara relatif tidak mengalami kekerasan sejak perang komunal yang terjadi di wilayahnya berakhir.
Ketersediaan
| 10685-1 | 303.66 Bar s C-1 | Perpustakaan Kampus 1 - Jln. Laksda Adi Sucipto Km 6,3 Depok, Sleman, Yogyakarta. | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
303.66 Bar s C-1
|
| Penerbit | CSPS BOOK : Yogyakarta., 2012 |
| Deskripsi Fisik |
xxiv + 148 hlm.; 23 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-602-7664-11-1
|
| Klasifikasi |
Perang di Indonesia
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
Koleksi Perpustakaan Kampus 1
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Patrick Barron, Muhammad Najib Azca, Tri Susdinarjanti
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






