<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="920">
 <titleInfo>
  <title>Kemitraan dan Model-model Pemberdayaan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ambar Teguh Sulistyani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Gava Media</publisher>
   <dateIssued>2004</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii+215hlm.;23cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>-</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Buku ini merupakan ekspresi pemikiran sporadis yang dapat memberikan inspirasi tumbuhnya kemitraan untuk pemberdayaan baik pada tataran lokal maupun nasional. Pemikiran inovatif tentang bagaimana melakukan pendekatan pemberdayaan masyarakat dikaji dari beberapa perspektif. Pertama tentang pentahapan pemberdayaan yang mencakup knowledge, attitude and practice, yang dijelaskan melalui indikator psikologis dan pendidikan yaitu meliputi aspek: afektif, kognitif, psikomotorik dan konatif. Kedua untuk melakukan pemberdayaan yang efektif hendaknya disertai dengan model membangun kapital yang tepat dengan memperhitungkan stratifikasi sosial. Model stratifikasi sosial feodal, transisional dan egaliter dapat menentukan proses aliran dana, dan pengorganisasian kelompok pemberdayaan, dengan tekanan kekuasaan yang berbeda atau merata antar kelompok.á Ketiga peran agen pembaharu dalam pemberdayaan sangat penting. Untuk mengoptimalkan peran dan kontribusi mereka diperlukan pemberdayaan agen pembaharu. Konsep yang ditawarkan dalam pendekatan agen pembaharu ini adalah CIPOOö (context, input, process, output dan outcome), yang dikaji dengan tahapan-tahapan rasional dan komprehensif . Keempat model-model kemitraan untuk pemberdayaan dengan analogy sebuah kehidupan organismeá yang menarik. Kelima mengulas secara mendalam model-model pemberdayaan dengan mengemukakan data empiris tentang program-program pengentasan kemiskinan yang bernuansa pemberdayaan. Dan ulasan disajikan secara kronologis dengan perspektif kemitraan secara mendasar.</note>
<note type="statement of responsibility">penulis, Ambar Teguh Sulistyani</note>
<subject authority="">
 <topic>Pemberdayaan</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>Kemitraan</topic>
</subject>
<classification>362.5</classification>
<identifier type="isbn">9793469366</identifier>
<location>
 <physicalLocation>UNRIYO LIBRARY PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA (UNRIYO)</physicalLocation>
 <shelfLocator>362.5 Sul k</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">1103-1</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan Kampus 1 - Jln. Laksda Adi Sucipto Km 6,3 Depok, Sleman, Yogyakarta.</sublocation>
   <shelfLocator>362.5 Sul k C-1</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>mitra.png.png</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>920</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-06-02 10:45:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-11 11:22:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>